<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	>

<channel>
	<title>Blue Oceanic Dreamer</title>
	<atom:link href="http://blog.rosyidan.com/?feed=rss2" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://blog.rosyidan.com</link>
	<description></description>
	<pubDate>Thu, 29 Jul 2010 18:56:43 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.6.5</generator>
	<language>en</language>
			<item>
		<title>hai</title>
		<link>http://blog.rosyidan.com/?p=1007</link>
		<comments>http://blog.rosyidan.com/?p=1007#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 29 Jul 2010 18:56:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>idan</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Misc]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.rosyidan.com/?p=1007</guid>
		<description><![CDATA[halo teman semua&#8230; makasih udah mengunjungi blog ku. duh.. sepertinya nyaris setahun gak pernah post blog lagi, kesibukan akhir2 ini bener2 melalahkan&#8230; semoga nanti kalo udah ada cukup waktu luang, aku bisa rajin2 nulis di blog ini lagi&#8230;
sampe ketemu 
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>halo teman semua&#8230; makasih udah mengunjungi blog ku. duh.. sepertinya nyaris setahun gak pernah post blog lagi, kesibukan akhir2 ini bener2 melalahkan&#8230; semoga nanti kalo udah ada cukup waktu luang, aku bisa rajin2 nulis di blog ini lagi&#8230;</p>
<p>sampe ketemu <img src='http://blog.rosyidan.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.rosyidan.com/?feed=rss2&amp;p=1007</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Hukum berkurban (bagi muslim)</title>
		<link>http://blog.rosyidan.com/?p=1005</link>
		<comments>http://blog.rosyidan.com/?p=1005#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 15 Nov 2009 00:28:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>idan</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Misc]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.rosyidan.com/?p=1005</guid>
		<description><![CDATA[Ibadah menyembelih hewan kurban ini adalah sunnah muakkadah (tidak ada dosa bagi orang yang tidak melaksanakannya) menurut para ulama diantaranya Imam Malik dan Syafi’i. Dan diantara dalil-dalil mereka adalah :
1.	Firman Allah swt,”Maka dirikanlah shalat karena Tuhanmu; dan berkorbanlah.” (QS Al Kautsar : 2)
2. Sabda Rasulullah saw,”Jika kalian telah melihat bulan dzulhijjah, hendaklah salah seorang diantara [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ibadah menyembelih hewan kurban ini adalah sunnah muakkadah (tidak ada dosa bagi orang yang tidak melaksanakannya) menurut para ulama diantaranya Imam Malik dan Syafi’i. Dan diantara dalil-dalil mereka adalah :</p>
<p>1.	Firman Allah swt,”Maka dirikanlah shalat karena Tuhanmu; dan berkorbanlah.” (QS Al Kautsar : 2)<br />
2. Sabda Rasulullah saw,”Jika kalian telah melihat bulan dzulhijjah, hendaklah salah seorang diantara kalian berkurban..”(HR. Muslim)<br />
3. Riwayat dari Abu Bakar dan Umar ra bahwa mereka berdua belum pernah melaksanakan penyembelihan kurban untuk keluarganya karena takut dianggap sebagai suatu kewajiban. (Fiqhus Sunnah, edisi terjemah juz IV hal 294)</p>
<p><strong>Tata Cara dan Syarat-syarat Kurban</strong></p>
<p>Adapun tata cara penyembelihan hewan kurban sebagai berikut :</p>
<p>1. Mengucapkan nama Allah swt, firman-Nya,”Maka makanlah binatang-binatang (yang halal) yang disebut nama Allah ketika menyembelihnya, jika kamu beriman kepada ayat-ayatNya.” (QS. Al An’am : 118) Didalam Shohihain disebutkan bahwa Rasulullah saw menyebut bismillahirrohmanirrohim saat menyembelih kurbannya.</p>
<p>2. Shalawat atas Nabi saw sebagaimana disebutkan Imam Syafi’i&#8230; Allah swt mengangkat penyebutannya saw dan tidaklah disebutkan nama Allah kecuali dengan disebutkan juga namanya saw.</p>
<p>3. Menghadapkan sembelihan kearah kiblat, dikarenakan kiblat adalah arah terbaik dan Rasulullah saw menghadapkan sembelihannya ke arah kiblat saat menyembelih.</p>
<p>4. Mungucapkan takbir sebagaimana riwayat dari Anas bahwa Rasulullah saw menyembelih dua ekor gibas yang baik dan bertanduk dengan tangannya sendiri yang mulia dengan menyebut nama Allah dan bertakbir.” (HR. Bukhori Muslim)</p>
<p>5. Berdoa, disunnahkan mengucapkan,”Allahumma minka wa ilaika fataqobbal minniy.—Ya Allah ini dari Engkau dan kembali kepada-Mu maka terimalah kurban dariku ini” maksudnya adalah nikmat dan pemberian dari-Mu dan aku mendekatkan diriku kepada-Mu dengannya. Berdasarkan dalil bahwa Rasulullah saw berkata saat menyembelih dua gibas itu,”Allahumma taqobbal min Muhammadin wa aali Muhammadin.” (Kifayatul Akhyar juz II hal 148)</p>
<p>Ada juga yang mengatakan disunnahkan mengucapkan,”Inni wajjahtu wajhiya lilladzi fathoros samawati wal ardho haniifan wama ana minal musyrikin, Inna sholati wa nusuki wa mahyaya wa mamati lillahi robbil ‘alamin, laa syariika lahu wa bidzaalika umirtu wa ana minal muslimin.” dan tatkala mengelus-elusnya haruslah mengucapkan basmalah dan takbir,”bismillah wallahu akbar Allahumma hadza minka wa laka.” (Minhajul Muslim hal 236)</p>
<p>Sabda Rasulullah saw,”Wahai Fatimah, bangkitlah dan saksikanlah penyembelihan hewan qurbanmu! Sesungguhnya sejak tetes darah pertama qurbanmu, Allah swt telah mengampuni dosa yang kamu perbuat. Katakanlah, Inna sholati wa nusuki wa mahyaya wa mamati lillahi robbil ‘alamin, laa syariika lahu wa bidzaalika umirtu wa ana minal muslimin. ‘Sesungguhnya shalatku, ibadahku (sembelihanku), hidupku dan matiku hanya umtuk Allah Rabb semesta alam. Tidak ada sekutu bagi-Nya dan demikianlah aku diperintah dan aku adalah orang yang pertama dari orang-orang yang pertama dari orang-orang yang menyerahkan diri kepada-nya.” (HR al Hakim)</p>
<p>Sedangkan syarat-syarat kurban adalah :</p>
<p>1. Usianya; hewan kurban yang berupa domba yang dianggap layak adalah yang berumur setengah tahun, kambing berumur satu tahun, sapi berumur dua tahun, dan unta berumur lima tahun. Semua hewan itu tidak dibedakan apakah jantan atau betina. Hal itu berdasarkan dalil-dalil berikut.</p>
<p>a. Riwayat dari Uqbah bin Amir, ia berkata,”Aku bertanya kepada Rasulullah,’Wahai Rasulullah saw aku memiliki jadza’ kemudian Rasulullah saw menjawab,’Berkurbanlah dengannya.” (HR. Bukhori dan Muslim). Jadza’ menurut Abu Hanifah adalah kambing/domba yang berumur beberapa bulan, sedangkan Imam Syafi’i berpendapat bahwa kambing yang berumur satu tahun, inilah yang paling shohih.</p>
<p>b. Sabda Rasulullah saw,”Janganlah kalian berkurban kecuali yang telah berumur satu tahun ke atas. Jika hal itu menyulitkanmu maka sembelihlah jaza’ kambing.” (QS. Muslim) –(Fiqhus Sunnah edisi terjemah juz IV hal 294 – 295)</p>
<p>2. Tidak ada cacat (aib) pada hewan kurban seperti, picak matanya, pincang, patah tanduknya, terpotong kupingnya, tidak sakit, tidak terlalu kurus, berdasarkan sabda Rasulullan saw,”Empat jenis jenis hewan yang tidak boleh dikurbankan : Yang tampak jelas picak matanya, yang tampak jelas penyakitnya, yang pincang sekali, dan yang kurus sekali.” (QS. Tirmidzi)</p>
<p>3. Yang paling utama dari hewan kurban adalah gibas (domba) yang kuat, bertanduk dan berwarna putih kehitam-hitaman disekitar kedua matanya dan juga di badannya, berdasarkan riwayat bahwa Rasulullah saw menyembelih hewan yang seperti itu. Aisyah ra mengatakan,”Sesungguhnya Nabi saw pernah berkurban seekor gibas yang bertanduk ada warna hitam di badannya, ada warna hitam di kakinya dan ada warna hitam di kedua matanya.” (QS. Tirmidzi) Tentunya ini adalah yang paling utama dan bukan berarti hewan yang akan dikurbankan harus seperti ini, karena hal itu pasti menyulitkan bagi setiap orang yang ingin berkurban.</p>
<p><strong>Hukum Meminta Sepertiga Daging</strong></p>
<p>Orang yang berkurban disunnahkan untuk memakan dagingnya, membagikannya kepada karib kerabat, serta menyedekahkannya kepada orang-orang fakir, sebagaimana sabda Rasulullah saw,”Makanlah olehmu, simpanlah dan sedekahkanlah.” (Muttafaq Alaih)</p>
<p>Jadi dari hadits tersebut bisa disimpulkan bahwa diperbolehkan bagi orang yang berkurban untuk meminta yang sepertiga karena memang itu menjadi hak atau bagian untuknya atau menyedekahkan seluruhnya tanpa mengambil bagian sedikitpun darinya.<br />
Wallahu A’lam</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.rosyidan.com/?feed=rss2&amp;p=1005</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Protected: Ngopienet Outbound 4</title>
		<link>http://blog.rosyidan.com/?p=995</link>
		<comments>http://blog.rosyidan.com/?p=995#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 24 Jun 2009 17:49:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>idan</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Adventure]]></category>

		<category><![CDATA[Warnet]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.rosyidan.com/?p=995</guid>
		<description><![CDATA[There is no excerpt because this is a protected post.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<form action="http://blog.rosyidan.com/wp-pass.php" method="post">
<p>This post is password protected. To view it please enter your password below:</p>
<p><label for="pwbox-995">Password:<br />
<input name="post_password" id="pwbox-995" type="password" size="20" /></label><br />
<input type="submit" name="Submit" value="Submit" /></p></form>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.rosyidan.com/?feed=rss2&amp;p=995</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Cerita hari ini</title>
		<link>http://blog.rosyidan.com/?p=990</link>
		<comments>http://blog.rosyidan.com/?p=990#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 10 Jun 2009 16:34:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>idan</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[A Diary]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.rosyidan.com/?p=990</guid>
		<description><![CDATA[Jam 22.40 aku baru saja terbangun, hmm&#8230; sejak jam 18.00 sore tadi aku tertidur dan benar-benar sangat pulas. Entah kenapa, aku merasakan pusing berat sejak selepas sholat maghrib hari ini tadi. Cukup mengherankan.. karena jarang sekali aku merasakan sengantuk dan sepusing ini. Mungkin ini adalah efek  beberapa hari aku turun tangan di warnet lagi padahal [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Jam 22.40 aku baru saja terbangun, hmm&#8230; sejak jam 18.00 sore tadi aku tertidur dan benar-benar sangat pulas. Entah kenapa, aku merasakan pusing berat sejak selepas sholat maghrib hari ini tadi. Cukup mengherankan.. karena jarang sekali aku merasakan sengantuk dan sepusing ini. Mungkin ini adalah efek  beberapa hari aku turun tangan di warnet lagi padahal aku masih sedang sibuk2nya dengan pekerjaan konstruksi.</p>
<p><strong>Asyik</strong></p>
<p>Puff&#8230; melelahkan memang, tapi syukurlah masih mengasyikkan. Kata-kata &#8220;asyik&#8221; ini rasanya sengaja memang untuk saya sematkan, karena saya memang berusaha membangun pikiran-pikiran positif di tengah kesibukan saya. Karena kalau tidak, sudah dipastikan saya ilfill dan kalah sebelum berperang&#8230; dan itu seharusnya tidak terjadi.</p>
<p><strong>Pengecoran</strong></p>
<p>Hingga saat ini pembangunan Ngopienet Hotspot sudah nyaris selesai untuk periode pemasangan bekisting. Mungkin tinggal sedikit sentuhan saja untuk menyelesaikan bekisting lisplank. Saya telah memutuskan untuk pengecoran saya akan menggunakan ready mix, yang kira-kira total keseluruhannya perlu 4 buah truk molen. Saya hitung kasar kira2 memerlukan 15 meter kubik cor. Pekerjaan pengecoran dengan menggunakan ready mix ini sedikit lebih mahal tapi masih efektif dalam segi biaya untuk pengecoran diatas 12 meter kubik (menurut informasi teman saya yang berprofesi pemborong). Karena dengan menggunakan ready mix maka tidak membutuhkan banyak tukang, dan kualitas cor2an lebih terjamin. Salah satu hal yang membuat pengecoran dengan menggunakan ready mix lebih mahal adalah karena harus menyewa concrete pump yang harganya cukup mahal per sekali sewa.</p>
<p><strong>Resiko</strong></p>
<p>Hmmm&#8230; kalau dipikir2 dari pengalaman yang lalu2, tidak ada yang tidak beresiko dalam pekerjaan saya. Hampir semuanya beresiko tinggi, terutama beresiko dalam hal pendanaan. Seperti contohnya pengecoran untuk bakalan Hotspot ini. Dibilang ada uang, yaa hanya ada sedikit uang. Yang penting sambil jalan, sambil projek berjalan.. sambil nabung dan cari selintutan (mengadopsi istilah ibu saya). Maksudnya mengumpulkan setiap uang dari setiap rupiah. Untunglah semua proses bisa berjalan lancar, meskipun detik-detik akhir ini adalah detik yang paling mendebarkan. Projek tinggal sedikit lagi dan membutuhkan banyak cadangan dana untuk pengecoran.. tapi keadaan keuangan sedang berjungkir balik dalam titik terendah karena mahasiswa sedang liburan semester.</p>
<p><strong>Impian</strong></p>
<p>Belum selesai satu permasalahan yang sedang saya hadapi, sudah mulai tumbuh lagi impian2 saya yang lain. Saat ini yang sedang saya pikirkan terus menerus adalah.. saya ingin berbisnis agro! Entah peternakan atau pertanian. Tapi yang paling saya lirik saat ini adalah peternakan, tapi motivasi dan ceritanya bermula dari pertanian. Nah lho&#8230; membingungkan. Beberapa saat lalu saya sempat rekreasi bareng teman saya Anggi ke cangar batu, dan disana sempat mampir ke toko bunga. Saya saat mengantarkan kesana, saya tidak tertarik oleh bunga2nya, tapi saya tertarik dengan harganya! hehe. Berkali2 saya lihat tanaman berharga ratusan ribu bahkan jutaan. Nah&#8230; kalau tanaman aja berharga sekian dalam satu pot kecil, dan harganya terus bertumbuh dengan semakin besarnya tanaman itu tadi&#8230; bisnis ini mungkin bisa disamakan dengan bisnis properti/tanah/rumah. Harganya semakin bertumbuh!. Saya tertarik. Belakangan saya mempelajari bisnis agro dengan membaca banyak buku di gramedia, dan sepertinya pinangan saya.. untuk bisnis ternak saja, lucu kali ya. Bisa foto bareng kambing, halah!</p>
<p><strong>Nekat dan Doa</strong></p>
<p>Lucunya, meskipun otak telah dan selalu membangun pikiran-pikiran konstruktif, ingin ini dan itu, segera terselesaikan semuanya dengan baik&#8230; tapi seringkali keadaan sebenarnya tidak mendukung itu. Uang tidak cukup, tenaga tidak mampu untuk menangani, sumber daya tidak mampu, skill tidak mencukupi, dll&#8230; puffff. Tapi ya sudahlah.. kupikir setiap orang sudah dianugerahi kemampuan belajar dan menganalisa sesuatu, menjalani dan berjuang dengan badan dan pikiran apa yang diinginkannya, dan terakhir saat sudah tidak ada jalan.. manusia masih memiliki kemampuan NEKAT dan DOA yang seringkali itu mematahkan teori2 analitis itu tadi. Jadi&#8230; ya sudah, terus saja, terus berjalan dan berlari. Sesuatu yang indah akan terungkapkan pada saatnya nanti.</p>
<p><strong>Bersyukur</strong></p>
<p>Diatas pencapaian apapun yang kita raih di dunia ini, baik sukses, gagal, bahagia, sedih, gembira, kaya, miskin&#8230; seharusnya &#8220;bersyukur&#8221; selalu menjadi landasan. Karena bersyukur bukan karena kita bahagia, tapi dengan bersyukurlah.. yang menjadikan kita bahagia. Tidak masalah apapun yang terjadi, toh kita telah memberikan yang terbaik untuk kehidupan kita, dan itu sendiri adalah pencapaian luar biasa yang patut kita syukuri. Bersyukur setelah melakukan apa yang terbaik yang kita mampu.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.rosyidan.com/?feed=rss2&amp;p=990</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Siapa Bilang Menikah Itu Rumit ?</title>
		<link>http://blog.rosyidan.com/?p=987</link>
		<comments>http://blog.rosyidan.com/?p=987#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 09 Jun 2009 17:41:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>idan</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[A Diary]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.rosyidan.com/?p=987</guid>
		<description><![CDATA[Pagi ini, dengan mata yang nyaris terkatup.. jam 00.30 saya sedang merapikan queue download list yang ada di program Internet Download Manager (IDM) yang ada di komputer saya. Lalu saya juga berusaha keras mendelete file yang tidak perlu agar space disk drive saya lebih lapang, (maklum saya benar2 mania download, red)&#8230; harddisk total 360 GB [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pagi ini, dengan mata yang nyaris terkatup.. jam 00.30 saya sedang merapikan queue download list yang ada di program Internet Download Manager (IDM) yang ada di komputer saya. Lalu saya juga berusaha keras mendelete file yang tidak perlu agar space disk drive saya lebih lapang, (maklum saya benar2 mania download, red)&#8230; harddisk total 360 GB hingga saat ini nyaris tersisa hanya 10 GB saja. Mata saya sekejap melirik icon email alert yang menyala di system tray, hmmmm sepertinya ada email baru yang masuk. Dan hmmm&#8230; ada email dari sahabat saya riris dengan subject &#8220;siapa bilang menikah itu rumit?&#8221;. Lucu judulnya hehe&#8230; Buka aahhh. Saya membukanya. Mata saya tiba2 membelalak lebar, di bagian atas body email itu ada tulisan menohok yang jelas ditujukan pada penulis blog ini,</p>
<p><em>buat antok: ancen kakeh an teori awk dw iki&#8230;</em></p>
<p>padahal email tersebut dikirimkan ke banyak orang. Ihhh&#8230; memalukan grrrrrrrrr&#8230; hehe. Ok deh,, saya copy paste disini saja, menarik untuk jadi pelajaran bagi kita smua. Happy reading ^^</p>
<p><strong>Siapa Bilang Menikah Itu Rumit ?</strong></p>
<p>Rabu, 29 Oktober 2008 | 10:38 WIB</p>
<p>KATANYA sih kerumitan berumah tangga disebabkan oleh suami-istri yang memperumit konsep pernikahan mereka sendiri. Supaya tidak rumit, apa sih rahasianya?</p>
<p>Mayong Suryo Laksono menuliskan betapa sederhananya konsep pernikahan itu dalam pengantarnya untuk buku Keluargaku Permataku, antara lain konsep saling berbagi, berikrar untuk saling setia, memenuhi nafkah lahir batin, dan menyediakan fasilitas kepada anak untuk berkembang. Bermilyar manusia, sejak zaman megalitikum hingga zaman megapolitan sekarang ini sudah menjalaninya dan ternyata berhasil. Lalu, mengapa kemudian banyak yang mempermasalahkannya?</p>
<p><strong>SEKALI LAGI, KOMUNIKASI</strong></p>
<p>Dalam banyak tulisan, satu kata ini selalu diulang-ulang sebagai resep ampuh untuk menggelindingkan roda pernikahan dan ternyata memang terbukti. Banyak pasangan yang awalnya tidak menyadari bahwa sumber permasalahan pelik yang mereka hadapi tak lain adalah mandeknya komunikasi. Misalnya si suami tidak senang istrinya terlalu menuntut ini-itu, namun ia tak pernah mengutarakannya. Ibarat menyimpan bom waktu, setelah 10 tahun usia pernikahan, akhirnya baru terasalah bagaimana &#8220;lelah&#8221;nya menjalani kepura-puraan tersebut.</p>
<p>Demikian juga ikrar untuk saling setia. Pasti tidak sulit melakoninya selama komunikasi berjalan mulus meski godaan akan selalu muncul. Seperti kata pepatah, bukankah rumput tetangga akan selalu terlihat lebih hijau? Namun kalau sedari awal godaan demi godaan bisa segera diselesaikan lewat komunikasi, apa pun yang diinginkan kedua belah pihak pasti akan terakomodasi. Bentuk yang paling memungkinkan adalah kompromi. Tapi perlu diingat, kompromi tidak sama dengan tuntutan. Dengan kompromi, maka rumput tetangga pun jadi tidak terlihat &#8220;hijau-hijau amat&#8221;.</p>
<p>Berikut kunci mempertahankan komunikasi:</p>
<p>- Hindari berasumsi. Carilah kejelasan masalah dengan membicarakannya bersama.<br />
- Jadikan keterbukaan sebagai dasar komunikasi dalam rumah tangga. Utamakan konsep &#8220;kita&#8221;, dan bukannya &#8220;saya&#8221; atau &#8220;kamu&#8221;.<br />
- Cobalah untuk selalu belajar mengemukakan sesuatu dengan cara yang manis/positif.<br />
- Jangan pernah lelah untuk terus berlatih menjadi pendengar yang baik.<br />
- Senantiasa berpikir ulang, minimal 10 kali sebelum menyampaikan kata-kata negatif tentang pasangan.</p>
<p><strong>BERI DUKUNGAN</strong></p>
<p>Memberi dukungan berarti memberi ruang dan dorongan supaya masing-masing anggota keluarga dapat menjalankan peran dan fungsinya dengan baik serta mengaktualisasi diri secara optimal. Sayangnya, yang kini sering menjadi masalah, ada pihak yang merasa tertinggal atau bahkan ditinggalkan. Contohnya suami yang kariernya melesat. Kondisi ini harus disikapi dengan saling memberi dukungan. Tak cuma istri yang dituntut untuk menyejajarkan langkah dengan meng-up grade diri. Namun suami pun harus bisa menyesuaikan diri. Tidak rumit kok selama keduanya benar-benar punya komitmen untuk mengupayakan kebahagiaan keluarga.</p>
<p>Celakanya, yang kerap terjadi suami/istri &#8220;melesat&#8221; sendirian tanpa memedulikan pasangannya. Baru setelah pasangannya tertinggal jauh di belakang, muncul komentar, &#8220;Gimana dong? Abis suami/istriku enggak nyambung lagi sih!&#8221; Padahal kalau benar-benar diupayakan, membangun jembatan supaya keduanya selalu nyambung, bukanlah masalah besar. Berikut kiat-kiatnya:</p>
<p>* Jangan jadikan keluarga sebagai ajang persaingan<br />
* Landasi bangunan keluarga dengan semangat team work yang kompak<br />
* Selalu siap mengulurkan bantuan pada setiap anggota keluarga yang membutuhkan<br />
* Membuka diri untuk membicarakan rencana-rencana kreatif<br />
* Seberapa pun menariknya peran atau fungsi-fungsi baru, jangan tinggalkan sama sekali peran dan fungsi lama</p>
<p><strong>PENTINGNYA RASA NYAMAN</strong></p>
<p>Ibarat mengendarai mobil, mengemudikan biduk rumah tangga pun perlu suasana yang kondusif. Mengendarai mobil di jalan macet pasti berbeda rasanya dengan mengendarai mobil melintasi pegunungan yang sepi dan nyaman. Effort yang harus dikeluarkan tentu tidak akan sama. Suami dan istri mana sih yang tidak ingin mendapat rasa nyaman setiap kali pulang ke rumah?. Rasa nyaman ini tentu saja tidak ada kaitannya dengan kondisi fisik rumah yang megah atau fasilitasnya yang lengkap, sebab rasa nyaman hanya bisa ada dalam hati</p>
<p>Rasa nyaman inilah yang akan &#8220;menarik&#8221; masing-masing anggota keluarga untuk segera pulang ke rumah bila tidak ada hal-hal lebih penting lagi yang harus dikerjakannya di luar rumah. Rasa nyaman ini juga akan mempermudah pasangan untuk saling berbagi, saling mendukung dan saling membantu. Yang tidak kalah penting, rasa nyaman ini membuat suami maupun istri tidak menganggap perkawinannya sebagai sebuah keterpaksaan atau beban berat yang selalu menyusahkannya</p>
<p>Berikut sejumlah tips menciptakan rasa nyaman di rumah:</p>
<p>* Rasa nyaman terhadap orang lain maupun diri sendiri baru akan tercipta bila kita terlebih dulu mampu menerima diri sendiri seutuhnya<br />
* Mampu berpikir dan bersikap realistis terhadap segala keterbatasan pasangan atau hal-hal yang tidak mungkin untuk diubah lagi<br />
* Kreatif menciptakan kegiatan bersama keluarga yang menyenangkan dan mendatangkan rasa relaks<br />
* Tingkatkan kemampuan mengelola stres<br />
* Selalu berupaya mendekatkan diri pada Tuhan dengan senantiasa berdoa dan bersyukur atas segala anugerahnya</p>
<p>Penulis : Marfuah Panji Astuti.<br />
Narasumber: Dra Clara Istiwidarum Kriswanto, MA, CPBC., dari Jagadnita Consulting</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.rosyidan.com/?feed=rss2&amp;p=987</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Tentang blog</title>
		<link>http://blog.rosyidan.com/?p=982</link>
		<comments>http://blog.rosyidan.com/?p=982#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 09 Jun 2009 02:31:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>idan</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[A Diary]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.rosyidan.com/?p=982</guid>
		<description><![CDATA[Beberapa waktu lalu saat saya mencoba memilah2 tulisan2 saya yang ada di blog ini untuk dikelompokkan berdasarkan kategori, saya baru tersadar ternyata tulisan saya di blog ini banyak yang gak seriusnya daripada seriusnya hehe. 
Btw beberapa waktu lagi saya akan menambahkan smiley di blog saya ini, biar kelihatan lebih hidup. Meskipun sepertinya tidak terlalu banyak [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Beberapa waktu lalu saat saya mencoba memilah2 tulisan2 saya yang ada di blog ini untuk dikelompokkan berdasarkan kategori, saya baru tersadar ternyata tulisan saya di blog ini banyak yang gak seriusnya daripada seriusnya hehe. </p>
<p>Btw beberapa waktu lagi saya akan menambahkan smiley di blog saya ini, biar kelihatan lebih hidup. Meskipun sepertinya tidak terlalu banyak pembaca disini hehe, tapi mengeblog mermang bukanlah untuk dibaca kok. Boro2 dikomentari, menurut saya dibaca orang lain atau tidak bukan sesuatu yang penting. Selama tulisan dalam blog membawa manfaat bagi penulisnya, maka blog adalah sesuatu hal yang positif.</p>
<p>Cukup, saatnya bekerja lagi.. semangat untuk semuanya</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.rosyidan.com/?feed=rss2&amp;p=982</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Gairah akan alam</title>
		<link>http://blog.rosyidan.com/?p=977</link>
		<comments>http://blog.rosyidan.com/?p=977#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 07 Jun 2009 06:22:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>idan</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Adventure]]></category>

		<category><![CDATA[News]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.rosyidan.com/?p=977</guid>
		<description><![CDATA[Dunia Bawah Laut Pulau Derawan, Inspirasi Buku Silent Symphony
Lihat 460 Karang, 870 Ikan, atau Sekadar Bermain Penyu Hijau
Penyelam internasional Tony Wu dan William Tan mampu menyihir penyuka bacaan dunia bawah laut lewat buku Silent Symphony. Yang ingin mengalami langsung deskripsi dalam buku tersebut bisa mencoba bertualang di Pulau Derawan, yang masuk wilayah Kabupaten Berau, Kalimantan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="judulsedang" style="font-size: 16px;">Dunia Bawah Laut Pulau Derawan, Inspirasi Buku Silent Symphony</div>
<p><strong>Lihat 460 Karang, 870 Ikan, atau Sekadar Bermain Penyu Hijau</strong></p>
<p>Penyelam internasional Tony Wu dan William Tan mampu menyihir penyuka bacaan dunia bawah laut lewat buku <em>Silent Symphony</em>. Yang ingin mengalami langsung deskripsi dalam buku tersebut bisa mencoba bertualang di Pulau Derawan, yang masuk wilayah Kabupaten Berau, Kalimantan Timur. Sebab, pulau itulah yang menjadi inspirasi dua penyelam tersebut sebagai bahan tulisan di buku itu.</p>
<p>Tidak terlalu sulit mencapai pulau tersebut. Dari Jakarta, Surabaya, Jogja, atau Denpasar, pengunjung bisa terbang langsung ke Balikpapan. Lama perjalanan sekitar tiga jam. Perjalanan dilanjutkan menuju Tanjung Redeb dengan pesawat terbang sekitar 40 menit.</p>
<p>Begitu mendarat di Bandara Kalimarau, Berau, perjalanan dilanjutkan lewat jalur darat sekitar 2,5 jam menuju Pulau Derawan. Bisa juga lewat jalur air dengan menyusuri sungai.</p>
<p>Atraksi utama di lokasi wisata itu adalah menyelam (<em>diving</em>) dan <em>snorkeling</em>. Ada beberapa resor (tempat peristirahatan) yang menawarkan paket menyelam atau <em>snorkeling </em>lengkap dengan peralatan. Tarifnya sekitar Rp 400.000. Namun, nilai tersebut terbayar dengan keindahan dan eksotisme kehidupan bawah laut pulau tersebut.</p>
<p>Menurut instruktur selam BMI Dive Resort Made, terdapat lebih dari 460 jenis karang di kawasan Pulau Derawan. Kalau itu belum cukup menarik, tercatat 870 jenis ikan dengan bentuk dan warna indah yang tergolong langka.</p>
<p>Sebut saja kuda laut <em>pygmy</em> yang sangat kecil atau pari manta raksasa. Jangan terkejut jika bertemu dengan rombongan pari manta yang terdiri atas puluhan ekor pas menyelam. Pari jenis tersebut memang biasanya mencari makan secara berombongan.</p>
<p>Jika beruntung, bisa saja pengunjung berpapasan dengan pari biru (<em>manta rays</em>) yang lebarnya bisa mencapai 3,5 meter. Bisa juga yang lebih besar lagi, pari hitam dengan bentang sayap sampai 6 meter.</p>
<p>Sekali saja mengunjungi dan menyelam di perairan Pulau Derawan sepertinya memang tidak cukup. Sebab, tersedia 28 titik untuk menyelam yang sudah teridentifikasi. Setidaknya, diperlukan waktu sepuluh hari jika ingin menyelam di seluruh titik tersebut.</p>
<p>Yang tidak punya cukup nyali untuk menyelam lebih dalam bisa menikmati biota laut yang agak dekat dengan permukaan. Di kedalaman 5 meter, sudah bisa ditemukan cumi-cumi, lobster, ikan pipa, gurita, kuda laut, belut pita, dan ikan scorpion.</p>
<p>Sedikit lebih dalam lagi, terlihat karang yang dikenal sebagai Blue Trigger Wall. Nama keren itu disematkan karena karang sepanjang 18 meter tersebut menjadi habitat ikan <em>trigger </em>yang bergigi merah. Karang itu memang eksotis. Yang tidak berminat menyelam bisa bermain bersama penyu hijau. Hewan tersebut mudah ditemukan di pinggiran dermaga.</p>
<p>Pulau Derawan masuk dalam gugusan beberapa pulau, yakni Sangalaki, Kakaban, Maratua, Panjang, Samama, dan belasan pulau kecil lain. Pulau Derawan hanya sebagian kecil di antara ratusan pulau di pesisir timur Kaltim yang berjumlah 248. Dari jumlah itu, 138 pulau belum memiliki nama. Sedangkan dua pulau di antaranya, Sipadan dan Ligitan, kini menjadi milik Malaysia. <strong>(kaltim post/jpnn)</strong></p>
<p>courtesy : jawapos.com<br />
url : <a href="http://www.jawapos.com/halaman/index.php?act=detail&amp;nid=73624">http://www.jawapos.com/halaman/index.php?act=detail&amp;nid=73624</a></p>
<p>catatan : selalu.. tangan saya selalu berkeringat jika membaca tulisan2 seperti ini&#8230; menandakan ada gairah yang timbul. satu hari nanti&#8230; saya akan berkelana menjelajah bumi indonesia. ya pasti&#8230; suatu saat nanti. saya simpan mimpi2 ini, untuk saya wujudkan di suatu saat yang tepat. segalanya akan indah akan pada waktunya&#8230;.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.rosyidan.com/?feed=rss2&amp;p=977</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Flanella</title>
		<link>http://blog.rosyidan.com/?p=974</link>
		<comments>http://blog.rosyidan.com/?p=974#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 07 Jun 2009 04:10:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>idan</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Musik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.rosyidan.com/?p=974</guid>
		<description><![CDATA[saya terima nikahnya pujaan hatiku pilihannya
dengan mas kawin seperangkat alat sholat
ditambah dengan mahar sebesar seratus ribu rupiah
dibayar tunaaiiii&#8230;..
&#8230;
untuk menemani pagi ini jaga warnet, aku mencoba mencari-cari lagu yang kira2 enak untuk diputer. aku liat di data server di folder lagu baru 2009, ada folder menarik berisi album flanella. hhmmmm&#8230; lama juga rasanya aku gak mendengar [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>saya terima nikahnya pujaan hatiku pilihannya<br />
dengan mas kawin seperangkat alat sholat<br />
ditambah dengan mahar sebesar seratus ribu rupiah<br />
dibayar tunaaiiii&#8230;..</p>
<p>&#8230;<br />
untuk menemani pagi ini jaga warnet, aku mencoba mencari-cari lagu yang kira2 enak untuk diputer. aku liat di data server di folder lagu baru 2009, ada folder menarik berisi album flanella. hhmmmm&#8230; lama juga rasanya aku gak mendengar lagu2nya flanella, ada beberapa cerita di masa lalu yang membuat aku jadi&#8230; agak ada rasa penolakan untuk memutar lagu2nya flanella hehehe.</p>
<p>mencoba merefresh memori beberapa tahun lalu, saat saya masih memiliki idealisme bermusik&#8230; saat itu aku bener2 benci dengan lagu2 yang super mellow kaya gini heheh. tapi jujur di hati terdalam saya juga menyukai lagu2 yang meneduhkan&#8230; yaahh meskipun dengan wajah luar yang mengatakan jijik, tapi emang dalam hati menyukainya. dan saat ini..  saat saya telah membebaskan pikiran dan perasaan.. dan tanpa malu juga bermusik dan menciptakan lagu2 mellow&#8230; saya jujur mengakui bahwa lagu2 flanella enak dan cukup nyaman didengar.</p>
<p>dan dengan jujur pula saya katakan bahwa lagu2 flanella lebih komersil dibanding lagu2 roulette [btw nama saya muncul di thanks to albumnya roulette hehe], yang testimonialnya pernah juga saya tuliskan di blog ini. tapi ini hanya sebatas penilaian saya pribadi lho, pasti tiap orang punya preferensi yang berbeda, dan itu hal yang wajar. kalo menurutku karakter vokalnya pendik ini emang unik, meskipun melengking dan tipis tapi gak lepas nadanya. cuman gak tau gmana performance live nya, pernah dulu nonton sekali pas launching di abm, boleh. </p>
<p>kupikir tipikal orang indonesia itu suka band pertama dengan musiknya, mesti enak didenger. lalu dengan vokalisnya mesti bener2 menjual dan enak ato tidak, terakhir baru band atau orang2nya cakep, menjual ato nggak. nah kalo vokal.. orang gak akan liat bagaimana teknik dia bernyanyi bener ato nggak, tipis ato ndak, karena orang pada umumnya lebih tertarik dengan keunikan vokalis itu bernyanyi. </p>
<p>terakhir, saya cuman pengen nulis bahwa terlalu banyak mengkonsumsi keromantisan itu kurang baik, karena berpotensi untuk membutakan pikiran. pada dosis tertentu, aku rasa dapat secara tak sadar membentuk psikologis kita menjadi cengeng, melihat sesuatu hanya dari sisi2 indah2nya saja. sebaliknya menjadi over cuek dan membenci hal2 romantis juga tidak baik, karena akan mengikis sisi2 humanis yang sebenarnya tiap manusia juga memiliki. yang pasti dalam kehidupan selalu ada dua sisi yang bertolak belakang, yang dua2nya memiliki peran untuk membangun mental kita menjadi lebih baik.</p>
<p>saya lagi denger lagunya berjudul &#8220;sah&#8221;&#8230; heheh simpel, easy listening, dan lucu :p. pengen hahahaha&#8230;. kapan ya bisa sah?? hehuehuehu. tapi menyebalkannya&#8230; lirik nya bilang 3 tahun berpacaran, gw molai aja blum&#8230; so how??!! hehehe&#8230;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.rosyidan.com/?feed=rss2&amp;p=974</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Kecepatan download penuh</title>
		<link>http://blog.rosyidan.com/?p=963</link>
		<comments>http://blog.rosyidan.com/?p=963#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 05 Jun 2009 16:22:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>idan</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Warnet]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.rosyidan.com/?p=963</guid>
		<description><![CDATA[jam 23:00 aku sedang menghabiskan sebungkus tahu telor nggak pedes, makanan yang biasa kumakan klo dah malem kayak begini. seperti biasa jam2 segini aku biasa mengaktifkan IDM untuk mendownload file, mulai dari mp3, tutorial hingga ebook.
nggak kerasa setelah 8 tahun ngopienet berdiri, sekarang kecepatan ngopienet udah jauh melebihi ambang batas&#8230; super duper cepat. dulu.. jangankan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>jam 23:00 aku sedang menghabiskan sebungkus tahu telor nggak pedes, makanan yang biasa kumakan klo dah malem kayak begini. seperti biasa jam2 segini aku biasa mengaktifkan IDM untuk mendownload file, mulai dari mp3, tutorial hingga ebook.</p>
<p>nggak kerasa setelah 8 tahun ngopienet berdiri, sekarang kecepatan ngopienet udah jauh melebihi ambang batas&#8230; super duper cepat. dulu.. jangankan tembus ratusan KB/s, download bisa 10 KB/s saja dah banter banget. aku inget pas awal2 berdiri dimana biaya bandwidth sangat mahal, untuk berlangganan kecepatan 64 kbps saja harus berjuang membayar tagihan kurang lebih 4 juta per bulan. dan sekarang biaya bandwidth menjadi jauh lebih murah. aku bisa mendownload di internet sebanyak2nya&#8230;. menyenangkan&#8230;</p>
<p>screenshot</p>
<p><a href="http://blog.rosyidan.com/wp-content/uploads/2009/06/dwnscr.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-964" title="Screenshot" src="http://blog.rosyidan.com/wp-content/uploads/2009/06/dwnscr-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.rosyidan.com/?feed=rss2&amp;p=963</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Remanaging</title>
		<link>http://blog.rosyidan.com/?p=898</link>
		<comments>http://blog.rosyidan.com/?p=898#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 04 Jun 2009 11:57:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>idan</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Warnet]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.rosyidan.com/?p=898</guid>
		<description><![CDATA[hari ini tanggal 4 mei 2009 aku mulai turun tangan di ngopienet lagi. setelah melalui beberapa pertimbangan, rasanya aku perlu untuk melakukan perubahan, perbaikan dan pengembangan pada sistem manajemen dan operasional ngopienet. langkah ini aku pikir penting agar benchmarking terhadap performance bagian2 yang ada di warnet dapat berjalan dengan menyeluruh. kira2 bulan lalu aku dan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>hari ini tanggal 4 mei 2009 aku mulai turun tangan di ngopienet lagi. setelah melalui beberapa pertimbangan, rasanya aku perlu untuk melakukan perubahan, perbaikan dan pengembangan pada sistem manajemen dan operasional ngopienet. langkah ini aku pikir penting agar benchmarking terhadap performance bagian2 yang ada di warnet dapat berjalan dengan menyeluruh. kira2 bulan lalu aku dan manager sudah melakukan review performance operator warnet. dan kini&#8230; saatnya aku melakukan review performance manager.</p>
<p>agar hasilnya valid, maka pengukuran performance ini selanjutnya akan aku serahkan pada operator untuk menilai. bagaimanakah menurut mereka sistem manajemen, kepemimpinan, supervisi yang tepat. untuk mewujudkan itu aku memutuskan untuk memegang lagi warnet selama 2 minggu, kembali menangani apapun yang berkaitan dengan operasional warnet baik teknis maupun non teknis. dan selanjutnya selepas 2 minggu tersebut, aku akan serahkan lagi operasional warnet kepada ari (manager yang saat ini bertugas di ngopienet).</p>
<p>setelah itu, aku akan melakukan review dengan mendengarkan masukan2 langsung dari setiap operator yang ada. sistem yang bagaimanakah yang lebih efektif dan efisien dalam membantu kinerja masing2 operator. karena masing2 sistem di ngopienet harus berjalan, dinamis dan selalu inovatif.</p>
<p>hmmmm&#8230; entah karena kebetulan atau tidak, mendadak 3 orang operator ngopienet mengundurkan diri (karena memang keterima kerja dan perlu untuk melanjutkan studi). sementara untuk merekrut operator tidak bisa untuk dilakukan secara instan, dan projek benchmarking ini tetap harus berjalan.</p>
<p>karena itu&#8230; tidak ada pilihan lain, aku memang harus kembali jadi operator sekaligus manager. masing2 tugas itu harus berjalan dengan baik. tugas pertamaku terhitung mulai hari ini, aku mulai jaga di ngopienet 3 menggantikan vina yang sebelumnya menjadi op reguler.</p>
<p>okeh&#8230; sebagai track record langkah2 saya selama dua minggu ini, saya akan mencoba menuliskan log aktifitas saya di ngopienet terhitung mulai hari ini. silahkan temen2 operator nanti menggunakan tulisan saya ini sebagai bahan acuan penilaian saat review nanti dilangsungkan. fair enough right?</p>
<p>4 juni 2009</p>
<p>rencana :</p>
<p>1. jaga shift pagi di ngopienet3<br />
2. mulai membuat daftar tugas yang perlu ditambahkan/dibenahi di ngopienet</p>
<p>realisasi :</p>
<p>1. sudah mulai jaga, masih mengingat2 lagi bagaimana pengoperasian komputer operator :p<br />
2. pembenahan billing, saya menambahkan tarif minimum charge 1000 (sebelumnya saya lupa mengeset ini, sehingga tidak ada tagihan minimum)</p>
<p>catatan tambahan :<br />
1. user ngopie3 kalem2 hohohohoho&#8230;<br />
2. rasanya ngopie3 perlu printer yang lebih banteeeeeeeerrrr&#8230; pusing dah! lemot!<br />
3. fan untuk ngopie3 perlu untuk segera dipasang</p>
<p>5 juni 2009</p>
<p>rencana :<br />
1. membuat nomor client ID yang hilang, ngopie2 : 12, 13, 8, 2, ngopie1 : 10<br />
2. membuat pengumuman daftar tarif yang lebih catchy hohoho<br />
3. membeli plastik kertas rol2an untuk ngopie3<br />
4. membeli exhaust fan untuk ngopie2<br />
5. memberikan tugas tambahan operator shift malam agar membersihkan monitor. aku lihat monitornya kotor<br />
6. penambahan stok softdrink di ngopie2, 2 krat fresh tea, 1 krat fanta campur</p>
<p>realisasi :<br />
1. nomor id client sudah dibuat, dan sudah lengkap<br />
2. pengumuman daftar tarif belum terealisasi<br />
3. plastik rol2an sudah siap di ngopie2<br />
4. exhaust fan sudah terbeli dan sudah terpasang pagi ini. cuman sebelum aku pasang, ternyata fan lama masih nyala. heraannn&#8230; siapa nih op yg udah memberikan informasi palsu tentang wafatnya fan iniiii!! aarrgghh wkwkwk&#8230;<br />
5. monitor sudah bersih<br />
6. softdrink sudah dipesan, dan diantarkan besok tanggal 6</p>
<p>catatan :<br />
1. rasanya kamar belakang di ngopie2 perlu untuk dibenahi, agar bisa digunakan dan lebih layak huni!<br />
2. jadwal jaga yang terbaru sudah disusun, file ada di data server, op yang memerlukan bisa mengunduh dan mencetak [halah, pake kata unduh... :p]</p>
<p>6 juni 2009</p>
<p>rencana :<br />
1. membuat pengumuman daftar tarif<br />
2. memasang exhaust fan bekas dari ngopie2 ke ngopie3<br />
3. perlu ditambahkan peralatan makan [masak mo makan aja susah banget cari piring dan sendok]<br />
4. kursi operator ngopie3 perlu diganti yang empuk, bokongku panaaaazzzzhhh<br />
5. billiar sama izul nanti malam ahhahaha&#8230; [ndadak tiba2 pengen main billiar, dah lamaaaaa bgt gak pernah lagi, sebelum teknik jump ball ku punah.. aku harus segera melatihnya, sapa op laen mau ikut? :p]<br />
6. ada komplain card reader tidak bisa digunakan</p>
<p>realisasi :<br />
tidak ada realisasi hari ini, kerepotan banget hari ini begitu nyampe di sutami lgsg dsambut perdebatan tentang konstruksi&#8230; puufff&#8230; besok hari minggu dirapel</p>
<p>catatan :<br />
1. hari ini pas aku sedang jaga, sempat terjadi drop ping reply antara access point Ngopie1 dan Ngopie2. hmmmm aku sempat curiga apa ini karena ada user usil lagi [karena dulu pernah terjadi]&#8230; tp udah deh, aku anggep ini interferensi aja. dan power link udah diperbesar lagi, dan hingga saat ini masih belum nampak ada gangguan lagi<br />
2. aku sempet melihat user merengut kepanasan dan dia menghidupkan fan. hehehe aku kelupaan. harus kontinyu ngecek ttg kipas angin nih&#8230;.. dan segera dipasang exhaust fan!</p>
<p>7 juni 2009</p>
<p>rencana :<br />
1. merealisasikan rencana tanggal 6<br />
2. ada jadwal ngeband jam 2 siang, dan berhubung ending jagaku keknya kemepetan, so minta bayu maju jaga satu jam aja<br />
3. beresin kamar di depan, rencana mau tak tinggali sementara kamar itu&#8230; biar ada tempat stay buatku kalo ke ambarawa (sambil nunggu semua komputer siap untuk dijadikan warnet juga)<br />
4. beresin kamar op di belakang, rasanya gak mungkin bisa direalisasikan dalam sehari aja karena butuh pekerjaan fisik ngangkut2in barang2</p>
<p>realisasi :</p>
<p>catatan :<br />
1. hari ini aku telat masuk ke ngopie3 karena bapak ibu ke sidoarjo tadi pagi, jadi praktis aku mesti nunggu jam 6 untuk bukain pintu buat firman yg jaga di ngopie1 (thanks danny yang dah jagain warnet td)<br />
2. komputer trouble hingga saat ini, no B02, B03, dan C07<br />
3. dapet masukan2 banyak dr bayu dan anis&#8230; makasih :), segera difollow up <img src='http://blog.rosyidan.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /><br />
4. OOT&#8230; kemaren abis ke gramedia trus billiar sama izul, dia kalah telak hehehe&#8230;. ternyata pukulan mautku masih tajem jg :p</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.rosyidan.com/?feed=rss2&amp;p=898</wfw:commentRss>
		</item>
	</channel>
</rss>
