uhhh.. ga sadar ternyata aku dalam masa selama libur lebaran yang kurang lebih 2 minggu ini, aku udah download hampir 2 giga files. aku dapet bermacam2 files, ada plugin efek vst dan dx untuk music programming (versi terbaru lagi); software musik reason, cakewalk sonar, steinberg, cubase, de el el (terbaru juga); file tutorial GMAT dan CFA training; files2 tutorial forex; mp3 dari Shanghai Restoration Project.. (keren, masi perlu resume lagi); dan lain2nya.. emang kesempatan warnet libur cuma sekali setahun.. jadi mumpung bandwidth free.. aku pakai download sepuasnya hehe. aku pakai software P2P Emule, limewire dan imesh (yg ini beberapa kali tapi aku batalin).. sedangkan bit torrent ga aku pakai karena terlalu risky download pakai torrent. soalnya seeder nya sering ga jelas muncul ato engga nya, jadi mending pakai yang lain. kalo diliat dari traffic manager.. peak teruuss!! .. keliatan ada turun dikit, karena itu kalo pas lagi browsing, downloadnya perlu dimatikan bentar. oya note.. software ini untuk saya gunakan sendiri dan tidak diperjual belikan, don’t ask me why hehehee….
ahh iya.. ada beberapa complaint email tentang kata2 kemaren.. "indonesia foolish asia" hehehe.. bukan gitu.. itu mah bcanda. meski gini.. aku lahir di indo, dibesarkan di indo, belajar di indo, cari makan di indo, rezeki dapat dari bumi indo.. aku juga cinta indo. aku sering denger orang2 yang mo pindah ke luar negeri dsbnya.. itu aku sangat2 membencinya.. seharusnya kalau mereka punya pemikiran spt itu.. sekaranglah saatnya! langsung aja pindah.. jangan mencari keuntungan disini lalu pindah keluar negeri. don’t become opportunist..!!
kemaren aku baru baca scholarship dari sampoerna, dia ngasih beasiswa untuk lulusan S1 untuk melanjutkan MBA di luar negeri tapi dengan agreement, dia mesti bekerja dan pulang kembali ke Indo bekerja dan menularkan ilmunya selama 5 tahun. seperti itulah yang harus dilakukan.. bertanggung jawab atas hak2 yang sudah didapatkan. karena orang2 opportunist lah indonesia menjadi semakin terpuruk. korupsi pada intinya juga opportunist, mementingkan keuntungan diri sendiri.
memang di indo, proses aliran kekayaan berlangsung secara tidak seimbang. mungkin karena kurangnya kepercayaan pada tatanan negara yang dibuat oleh pemerintah, setiap orang berusaha untuk melakukannnya sendiri yang paling nyaman menurut mereka sendiri. itu mungkin terbaik bagi segelintir orang.. tapi tidak dalam sistem. sebagai contoh, dealing2 proyek dilakukan tidak melalui open tender, dan memilih bersifat tertutup. kalaupun open tender.. dengan catatan siapa yang berani bayar mahal.. dia yang di gol kan. hal ini mengakibatkan blank tranparansi, sehingga aliran kekayaan hanya melalui segelintir orang saja. seharusnya dalam open tender, ada tax2 yang harus masuk dalam kas negara. fakta di indo nih, dalam setiap tender, pemenang tender harus mengalokasikan 40% dana yang cair digunakan untuk membayar setiap orang yang terlibat dan berjasa dalam proses dealing. terbayang sudah bagaimana buruknya sistem di indo. jadi ga mengherankan kalau jembatan bisa ambruk dalam beberapa tahun aja hehe, dan sebagainya. karena anggaran pada saat proposal tidak sama dengan anggaran saat pengerjaan fisik. 40 person bo!… gile apee…
tapi gimana pun indo… aku cinta indo…
No comments yet.
RSS feed for comments on this post. TrackBack URL